About Me

pmiigusdur

MAPABA DUA, “Jangan Kucilkan ODHA”

diskusi kelas MAPABA II
sebagai ajang berdialektika calon anggota baru
Semarang, pmiigusdur.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Abdurrahman Wahid kembali menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (mapaba) session ke 2 untuk para mahasiswa baru angkatan 2013 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Walisongo Semarang. Acara berlangsung mulai Sabtu pagi (30/11) hingga Ahad petang (1/12).
            Mapaba tahap kedua yang berlangsung di Gedung Serba Guna NU Mangkang menurut Ahmad Qosim selaku ketua panitia ini diikuti oleh tujuh puluh delapan peserta. Tak jauh berbeda dengan mapaba pertama yang dilaksanakan tanggal 18 hingga 20 Oktober di Polaman Mijen waktu lalu, materi yang diberikan kepada peserta meliputi materi Nilai Dasar Pergerakan, Islam dan Aswaja, Ke-PMII-an, serta Advokasi. Peserta yang terbagi menjadi tiga kelompok tersebut terlihat antusias mengikuti jalannya diskusi yang diisi oleh para pemateri yang telah handal di bidangnya. Tempat pelaksanaan mapaba dua yang kurang kondusif dengan suasana bising karena dekat jalan raya menurut Imam Syafi’i selaku Ketua Rayon, tidak mengurangi fokus peserta dalam mengikuti mapaba. 
            “Saya senang dapat kesempatan mengikuti mapaba dua. Materi yang saya dapatkan saat mapaba  menghapus pikiran negatif saya yang selama ini mengira bahwa PMII hanya organisasi untuk sekedar “runtang-runtung”. Tutur seorang peserta yang tidak berkenan disebut namanya.
senam pagi peserta MAPABA II sehat jasmani sehat rohani
            Di sela-sela istirahat malam, panitia menyematkan agenda nonton bareng untuk para peserta mapaba. Film yang bertajuk “MIKA” sengaja dipilih untuk memberi gambaran kepada peserta mapaba tentang derita bagi pengidap HIV Aids. Lewat kegiatan nonton bareng ini, panitia terlebih dari pengurus Lembaga Pengembangan Studi dan Advokasi Perempuan (LPSAP) ingin menyampaikan bahwa tidak selayaknya bagi kita mengucilkan Orang Dengan HIV Aids (ODHA).

            “Panitia ingin menekankan bahwa HIV Aids lah yang mesti dijauhi, bukan si penderita.” Ungkap Faiz Maulida yang menjabat sebagai koordinator devisi jaringan luar di LPSAP PMII Rayon Abdurrahman Wahid kepengurusan tahun 2013/2014.


Laporan: Diyah Suci

Post a Comment

0 Comments