Ketua panitia menyampaikan bahwa kelas literasi
ini dirancang agar mahasiswa, khususnya dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan
Keguruan, dapat memahami proses menulis yang benar.
“Pada dasarnya semua orang bisa menulis, tetapi
setiap tulisan membutuhkan proses. Melalui kelas ini, mahasiswa diajarkan
bagaimana menuangkan ide-ide mereka agar dapat diabadikan dan dibaca oleh
banyak orang di kemudian hari,” ujarnya.
Awalnya, kegiatan ini menghadapi tantangan dalam
menjaring peserta karena adanya persyaratan pembuatan rancangan karya tulis.
Namun, setelah persyaratan tersebut dihilangkan, antusiasme mahasiswa meningkat
dan peserta yang hadir melebihi target, yaitu lebih dari 30 mahasiswa.
Kelas Literasi Pendidikan kali ini mengusung tema "Pendidikan dan Guru." Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini,
karya-karya yang telah ditulis oleh peserta akan dikumpulkan, direvisi, dan
disunting oleh pihak yang bertanggung jawab. Rencananya, kumpulan tulisan
tersebut akan diterbitkan dalam bentuk buku yang akan diluncurkan pada
peringatan Hari Pendidikan Nasional mendatang.
Kelas Literasi Pendidikan ini mendapatkan sambutan positif dari para
peserta. Diharapkan, kegiatan
serupa dapat terus diadakan untuk menumbuhkan budaya menulis dan menghasilkan
karya-karya yang berkualitas.
Penulis: Nauval Fitri




0 Komentar