Dok. Khusus


Pmiigusdur.com – Kegiatan Pelantikan Pengurus PMII Rayon Abdurrahman Wahid dilaksanakan di Hall PCNU Kota Semarang pada Minggu (02/08/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Kombuling Cipta Hangrasa Jati, Hamemayu Hayuning PMII” dan menjadi momentum awal bagi para pengurus untuk mengemban amanah serta menjalankan roda organisasi dalam satu periode kepengurusan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus. Prosesi berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk pengukuhan dan komitmen para pengurus dalam menjalankan amanah organisasi.
Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah tokoh dan jajaran pengurus PMII.

Ketua Panitia, Syarif Hidayatullah, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan.

Syarif berharap kepengurusan yang baru dapat melakukan aksi nyata ke depannya. Ia mengutip pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang pentingnya peran setiap individu dalam sebuah organisasi. Menurutnya, setiap orang memiliki peran masing-masing, baik sebagai sosok yang berada di depan untuk menjadi teladan maupun yang berada di belakang untuk memberikan dorongan.
“Setiap dari kita memiliki peran masing-masing. Tidak ada yang merasa lebih baik antara satu dengan yang lainnya. Yang berada di depan memberikan teladan, sedangkan yang berada di belakang memberikan dorongan,” tuturnya.

Sementara itu, Mandataris Ketua Rayon, Adam Ahmad Alansyah, menyampaikan bahwa setiap cita-cita dan gerakan harus diniatkan kepada Allah SWT serta berlandaskan nilai-nilai PMII. Ia menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai dasar pergerakan yang mencakup hubungan manusia dengan Allah (hablumminallah), hubungan sesama manusia (hablumminannas), dan hubungan manusia dengan alam (hablumminal ’alam), Menurutnya, cita-cita yang dibangun dalam organisasi harus memiliki orientasi kebermanfaatan dan tidak berhenti pada pencapaian pribadi.

“Apa artinya cita-cita jika tidak kembali kepada alam. Semoga nilai-nilai tersebut menjadi semangat dan prinsip utama dalam menjalankan kepengurusan,” ujarnya.

Demisioner Ketua Rayon, Deni Rahman, turut menyampaikan pesan kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap lahir semangat baru dalam menjalankan organisasi serta mengajak seluruh kader untuk merasa bangga dan bersyukur atas perjalanan yang telah dilalui bersama.
Ia menegaskan bahwa jabatan dalam organisasi bukanlah sebuah kebanggaan semata, melainkan sebuah tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan.

“Selamat mengemban amanah dan jabatan. Jabatan bukan sebuah kebanggaan, tetapi sebuah pertanggungjawaban. Kalian adalah cerminan organisasi. Mari saling merangkul, jangan jadikan organisasi sebagai ruang perbedaan, dan jadikan PMII sebagai rumah kalian,” ungkapnya.

Selanjutnya, Ketua Komisariat PMII, Muhammad Yusrul Izaul Muna, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan momentum sejarah bagi para pengurus yang baru. Ia mengucapkan selamat dan memberikan semangat kepada seluruh sahabat dan sahabati yang telah dilantik.

Menurutnya, proses berorganisasi merupakan bagian dari pendidikan untuk membentuk seseorang menjadi pendidik sekaligus pribadi yang mampu memberikan pengaruh positif.
“Baik dan buruknya organisasi bukan hanya karena organisasinya, tetapi juga karena orang-orang yang ada di dalamnya,” ujarnya.

Ketua PC PMII, Afiq Nur Cahyo, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh sahabat dan sahabati atas semangat yang telah ditunjukkan. Ia berharap kepengurusan yang baru tidak menjadikan jabatan sebagai ajang semata, tetapi sebagai ruang untuk terus berkembang. Ia juga memberikan tantangan kepada Ketua Rayon agar mampu mengoordinasikan seluruh biro dan LSO yang berada dalam kepengurusan. Menurutnya, tidak boleh ada kader yang merasa ditinggalkan maupun dikucilkan dalam proses berorganisasi.

“Jangan sampai ada yang meninggalkan dan jangan merasa dikucilkan. Yang setia akan tetap berdiri dengan janjinya, dan yang tidak setia silakan pergi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua IKA PMII, Hj. Muslim, S.Pd., M.Pd., turut menyampaikan ucapan selamat dan semangat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa organisasi merupakan tempat untuk menempa pengalaman dan meningkatkan kualitas diri, terutama dalam kemampuan yang tidak selalu diperoleh di lingkungan akademik. 
Menurutnya, pengalaman berorganisasi dapat menjadi bekal penting bagi kader untuk mengembangkan kemampuan, kepemimpinan, dan keterampilan di luar ruang akademik.

Rangkaian kegiatan Pelantikan Pengurus PMII Rayon Abdurrahman Wahid kemudian diakhiri dengan doa. Pelantikan ini diharapkan menjadi awal bagi seluruh pengurus untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga solidaritas, serta menjadikan PMII sebagai ruang belajar dan rumah bersama dalam mengembangkan potensi kader.
Dengan semangat “Kombuling Cipta Hangrasa Jati, Hamemayu Hayuning PMII”, kepengurusan baru diharapkan mampu menerjemahkan nilai-nilai pergerakan ke dalam aksi nyata serta memberikan manfaat bagi kader, organisasi, dan masyarakat.


Penulis: Nuri
Editor: Aidil